ALIH PROFESI YUK…

Nggak bosan ada di zona nyaman melulu?
Saat rasa jenuh melanda di kantor, pekerjaan nggak lagi menantang dan penasaran pengen mencoba pekerjaan lain, rasanya sah-sah saja kalau niat beralih profesi muncul di kepala kita. Pengen beneran mewujudkannya? Punya amunisi ini dulu dong….
– Cari tahu potensi dan bakat kita
Coba ikut psikotes untuk mengetahui jalur pekerjaan yang cocok buat kita. Hal ini penting agar pekerjaan baru yang kita coba nanti nggak melenceng jauh dari potensi kita.
– Dicari : Modal
Tergiur laba yang diperoleh teman karena bisnisnya sukses?
Nggak hanya modal uang yang kudu disiapkan, tapi juga mental, tuh! Pelajari seluk beluk berbisnis, termasuk strategi pemasaran, menghadapi persaingan, sampai resiko gagal. Mulai dari yang kecil dulu dan banyak belajar juga sama yang sudah berpengalaman.
– Tambah Ilmu
Mencoba profesi baru jelas butuh informasi baru.
Jika kita sudah mantap memilih profesi tersebut, wajib hukumnya untuk menambah pengetahuan kita dengan mengikuti kursus, pelatihan, seminar atau melanjutkan kuliah yang mendukung. Jangan malas juga berdiskusi dengan teman yang memiliki jenis pekerjaan yang sama dan gabung deh dengan komunitas profesi. Nggak cuma memperluas jaringan, peluang kerja baru juga bisa didapat.
– Bukan Beo
Menentukan profesi sebaiknya jangan hanya karena iri dengan keberhasilan orang lain.
Kita juga harus mau melihat kerja keras termasuk jatuh bangun di balik profesi ini tersebut. Baru dua bulan merasa profesi ini nggak sesuai sama kita? Basi ahh! Dibutuhkan ketekunan, kegigihan, dan usaha terus menerus agar kita berhasil dengan profesi yang kita jalani. Soal waktu, tergantung kita juga. Jika kita lelet belajar dan ogah ogahan, kesuksesan juga bakal lama menghampiri kita.
– Jaga Hubungan
Meski sudah memiliki profesi baru, jangan langsung putus hubungan dengan profesi lama.
Siapa tahu, setelah menjalani profesi baru, ternyata kita lebih cocok dengan pekerjaan lama. Tetapi jaga hubugan baik dengan perusahaan dan rekan kerja lama kita. Jika kita tetap menjalin relasi, nggak tertutup kemungkinan mantan atasan menawarkan kita kembali ke perusahaan lama.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: